March 8, 2009

(0) Comments

Terjadinya Sendawa

admin

Sendawa
Sendawa (burping/belching) adalah keluarnya gas dari saluran cerna (kerongkongan dan lambung) ke mulut yang disertai adanya suara dan kadang-kadang bau.
Timbulnya suara tersebut disebabkan oleh getaran udara / gas pada katub kerongkongan saat keluarnya gas. Hal ini merupakan hal yang sangat umum bisa terjadi pada siapa saja, dan merupakan usaha untuk melepaskan udara yang terperangkap di lambung yang biasanya menimbulkan ketidak nyamanan di saluran cerna.

Penyebab sendawa:
- Makan/minum terlalu cepat
- Menelan udara
- Minum minuman berkarbonasi
- Obat-obatan tertentu seperti metformin
- Orang yang sedang cemas
- Jika disertai gejala-gejala dispepsia merupakan salah satu tanda penyakit maag
Selain karena banyaknya gas yang terperangkap di lambung sendawa juga dapat disebabkan karena kebiasaan semata. Untuk beberapa orang sendawa dianggap sebagai suatu cara untuk mengurangi ketidaknyamanan di perut walaupun bukan karena peningkatan kadar gas.

Sendawa tidak sesederhana yang dipikirkan, namun berhubungan erat dengan koordinasi beberapa aktivitas. Laring harus selalu tertutup supaya cairan ataupun makanan yang naik dari lambung tidak masuk ke paruparu. Saat menelan laring terangkat secara otomatis dan sejalan dengan itu katup kerongkongan atas terbuka sehingga mempermudah gas keluar dari kerongkongan ke tenggorokan.Katup kerongkongan bawah juga terbuka sehingga gas dapat naik dari lambung ke kerongkongan. Saat itu semua terjadi diafragma turun ketika menarik nafas. Terjadi peningkatan tekanan di rongga perut dan penurunan tekanan di rongga dada yang menyebabkan keluarnya udara dari lambung (di rongga perut) ke kerongkongan (di rongga dada).

Jika rasa tidak nyaman di perut bukan karena peningkatan gas , sendawa tidak menyelesaikan masalah. Jika demikian berarti ada hal lain di perut yang perlu ditatalaksana dan harus dicari penyebabnya. Sendawa merupakan suatu gejala yang bisa disebabkan oleh penyakit di saluran cerna dan kondisi yang menyebabkan ketidaknyamanan di rongga perut.

March 6, 2009

(0) Comments

Ciri – ciri Stres

admin

UNTUK memahami gejala stres, Anda cukup memerhatikan orang, entah itu di ruang tunggu dokter, pada saat rapat di kantor, di pub, atau di rumah sendiri saat sanak famili berkumpul.

Menurut buku Stress Cheked, karya Andrew Nichols, sering, gelak tertawa, kegembiraan, bicara terbata-bata, berbagai kata tak senonoh, dan perdebatan sengit, semua merupakan pertanda stres. Meski orang tak menyadari, semua pemandangan berikut ini juga bisa menjadi pertanda stres.

- Kaki bersilang
- Telapak kaki terus bergerak
- Meremas, mengepalkan tangan atau mengatubkan gigi
- Mengerinyitkan kening dan alis
- Pandangan mata tertekan
- Tangan tak henti memainkan rambut, kalung atau kancing
- Terus-menerus merokok
- Terus-menerus minum kopi
- Mulut terus mengunyah
- Terus-menerus makan

Untuk mengenali gejala stres Anda sendiri, catat  gejala stres yang sering Anda lihat, dan bandingkan dengan kebiasaan yang sering Anda lakukan.